Wednesday, July 25, 2012

"Ara, Bidadariku"

Di bawah ini cuma sinopsisnya aja ya guys haha =)

Pagi itu aku masih santai, menunggu adikku Aurora selesai sarapan. “Huh, lama sekali. Raa… cepetan dong, kakak udah telat nih.” Kataku. Kita berdua akan berangkat ke sekolah bersama ayah. Aurora sudah menginjak kelas 2 SMP, sedangkan aku kelas 1 SMA. Ya, aku sedang mengikuti masa ospek di sekolah. Lalu kami pun bergegas berangkat bersama. Sekolah Ara memang gak jauh dari sekolahku. Setelah mengantarkan kami berdua, ayahpun berangkat kerja. “Taaa… Taaa!”, ada suara bocah laki-laki yang memanggilku. Dia Daniel, teman satu kelompok ospekku. “Bareng dong ke kelasnya, ta. Eh iya ngomong-ngomong kamu tadi berangkat sama siapa?”, Tanya Daniel. “Aku dianter sama ayah, bareng Ara juga kok”, sahutku. Daniel itu sering banget nawarin aku berangkat bareng, karena rumah Daniel satu komplek dengan rumahku. Sesampai di kelas, wajahku pucat, aku masih bête sama Ara adikku. Ayah sama Bunda sepertinya lebih memanjakan dia. Semua yang Ara minta pasti selalu dipenuhi. Pikiran ini masih saja terngiang di kepalaku. Setelah mendengarkan senior memberi pengarahan ospek, kami pun bergegas keluar kelas dan berkumpul di lapangan.

Jatinangor, 25 Juli 2012
By: Sitta Oktaviana

No comments:

Post a Comment