Sejak lahir aku belum tahu namamu
Sayap-sayapmu menghangatkanku
Ketulusan itu memancar indah
Ku tatap matamu nan elok dan bening bagai embun
Bisa ku rasakan bibirmu sesekali bergerak
Seolah kau ingin mengatakan sesuatu
Aku tidak mengerti dengan semua itu
Mengapa kau selalu ada disampingku?
Di saat pagi, siang, malam, bahkan saat ku dengar rintikan hujan
Sesekali kusentuh rambutmu yang indah
Sesekali ku rasakan detak jantungmu
Duniaku terasa indah dan nyaman
Tak bisakah aku merasakan itu lagi?
Tak bisakah ku rasakan hangatnya pelukan sayap-sayapmu?
Kini aku tahu namamu, kau adalah bidadariku, dengan nama IBU
















